PENGOBATAN HERBAL MENURUT ISLAM

Kesehatan sangat penting bagi kehidupan. Islam pun amat menekankan pentingnya kesehatan. Karena, seorang muslim yang kuat lebih baik daripada muslim yang lemah. Lalu bagaimana kalau seorang muslim tertimpa suatu penyakit? Rasulullah menjelaskan bahwa setiap penyakit itu ada obatnya, kecuali kematian. Dalam soal pengobatan ini Islam juga punya tradisi yang kuat, terutama pengobatan dengan tumbuh-tumbuhan atau obat herbal.

Berikut adalah ayat dalam Al Qur’an dan hadist Nabi yang menganjurkan manusia untuk mengonsumsi obat herbal

  1. Dia Menumbuhkan untuk kegunaan kamu, minyak zaitun, kurma dan segala anggur, juga setiap buah-buahan. Sesungguhnya dalam hal yang demikian terdapat tanda2 bagi kaum yang berfikir. (QS AN-NAHL :11)
  2. “Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya dijadikan sebagai obat untuk manusia. Di dalamnya terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan ” ( An-Nahl : 69 )
  3. “Gunakanlah habbatussauda karena di dalamnya terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali maut” (HR. Bukhori Muslim).
  4. “Hendaklah kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Alqur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud)

Kenapa harus menggunakan obat herbal?

Dalam kaidah thibbun nabawi  atau ilmu kedokteran yang berada pada bingkai keimanan kepada Allah SWT kita tidak diperbolehkan untuk Berobat dengan bahan Haram karena dikhawatirkan terdapat bahan yang berbahaya. Dalam kandungan obat kimia tersebut. Banyak sekali obat-obatan bermasalah yang beredar dipasaran seperti adanya bahan alkohol dalam obat batuk, bahan kapsul yang membungkus obat kita, serta tablet yang perlu dikritisi membuat kita harus waspada jangan sampai mengkonsumsinya. Efek dari mengkonsumsi sesuatu yang haram itu tidak bisa dianggap remeh, salah satunya adalah doa kita tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT. Untuk itulah kita harus senantiasa belajar thibbun nabawi warisan dari rasulullah SAW dalam mengatasi berbagai penyakit, apa yang diperbolehkan dan apa yang diharamkan dalam berobat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *